Langsung ke konten utama

Class Time : "Manajemen Krisis"

Hallo, ketemu lagi di Class Time...

Kali ini saya mau bawain materi tentang "Manajemen Krisis" disimak baik - baik ya.. 

Dalam sebuah organisasi atau perusahaan kerap mengalami krisis, krisis yang dimaksud disini adalah suatu kondisi dimana terdapat kejadian atau situasi yang berbahaya, darurat yang tidak diharapkan terjadi yang dapat menghambat kelangsungan organisasi atau perusahaan. Maka dari itu dibutuhkan kontrol dan pengendalian untuk mengendalikan situasi tersebut. 

Manajemen Krisis 

Manajemen Krisis merupakan respon, tindakan serta upaya dalam menyikapi, mencari akar dari suatu masalah serta memecahkan dari krisis yang muncul dengan melalui strategi manajemen krisis yang mungkin dilakukan. Berbeda dengan manajemen risiko yang melibatkan unsur penilaian potensi ancaman dan strategi untuk menghindari ancaman yang dimana hal ini dilakukan sebelum adanya kejadian. Manajemen krisis dilakukan ketika telah terjadi peristiwa krisis. 

Konsep dari manajemen krisis adalah mengidentifikasi, menilai, memahami, dan mengatasi. Selain itu, manajemen krisis didasarkan pada bagaimana metode menghadapi krisis, membuat keputusan, dan memantau perkembangan krisis.

Fase Manjemen Krisis

  1. Pra-Krisis

Fase pra-krisis adalah fase pencegahan dan persiapan. 

Pencegahan melibatkan pencarian cara/pendekatan untuk mengurangi risiko. Sementara itu, persiapan menitikberatkan pada pembuatan rencana manajemen krisis, memilih anggota tim manajemen, termasuk melatih anggota tim sehingga dapat beradaptasi dengan krisis nantinya.

  1. Respon Krisis

Respon krisis adalah sikap yang dilakukan oleh manajemen ketika krisis terjadi. 

PR dalam organisasi memiliki peranan penting dalam situasi ini, yang mana bertugas untuk mendampingi proses dalam menyampaikan pesan ke berbagai pihak atau instansi terkait.

  1. Pasca-Krisis

Organisasi kembali melakukan kegiatan operasional sebagaimana mestinya. Walaupun begitu, tim manajemen krisis tidak lantas berhenti melakukan pemantauan. 

Tahapan-Tahapan Krisis

  1. Tahap Prodromal

Kejadian yang berpotensi menjadi krisis. Contoh gejala krisis : adanya perbedaan pendapat antarmanajemen, adanya tuntutan kenaikan upah, dan sebagainya.

  1. Tahap Akut

Mulai terlihat kerusakan, reaksi mulai berdatangan, dan isu-isu mulai menyebar luas. Tantangan utama dalam menangani tahap ini adalah intensitas dan kecepatan serangan yang datang dari berbagai pihak.

  1. Tahap Kronis

Pada tahap sebagian besar organisasi melakukan introspeksi besar-besaran hingga melakukan reformasi melalui berbagai kebijakan strategis.

  1. Tahap Resolusi

Organisasi mampu melalui krisis. Organisasi sudah dapat kembali melakukan operasional sebagaimana mestinya. Manajemen krisis sebagai upaya untuk menekan dan menyelamatkan keberlangsungan organisasi akibat krisis perlu dilakukan dengan tepat dan cepat.


Sekian belajarnya kali ini, untuk spoiler tulisan selanjutnya masih di Class Time.. byee


Komentar